Jumat, 17 Oktober 2008

Kesempatan Dan Pilihan


Kesempatan & Pilihan

Bertemu adalah kesempatan, mencintai adalah pilihan...

Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai

Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat

Itulah kesempatan..

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik

Itu bukan pilihan, itu kesempatan.. .
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan

Itupun adalah kesempatan..

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut

Bahkan dengan segala kekurangannya

Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan...

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi

Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya, daripada pasanganmu

Dan tetap memilih untuk mencintainya

Itulah pilihan...

Perasaan cinta, simpatik, tertarik

datang bagai kesempatan pada kita.
Tetapi Cinta sejati yang abadi adalah Pilihan....

Pilihan yang kita lakukan...

Berbicara tentang pasangan jiwa, ada suatu kutipan yang mungkin sangat
tepat :
"... Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita
bagaimana membuat semuanya berhasil.. "
Pasangan jiwa bisa benar-benar ada.

Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang yang diciptakan hanya untukmu..
Tetapi tetap berpulang padamu, untuk melakukan pilihan apakah engkau
ingin melakukan sesuatu untuk mendapatkannya atau tidak...

Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita

Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita adalah pilihan yang harus kita
lakukan..

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk
dicintai, TETAPI untuk... belajar mencintai orang yang tidak sempurna,
Dengan cara yang sempurna...^ ^

While you are reading this page, if someone appears in your mind,
then.. " You Are In Love With That Person..." (unknwon).


 

Rabu, 16 Juli 2008

Duh ribut ya masalah GABY(Sapa sih penciptanya?)

Tadi aku nonton silet..
di bilang di sana ada lagi orang yang ngaku kalo dia pencipta lagu GABY..
nAmanya ABE yang nyanyi and yang ciptain tu PAI(mav qlo salah tulisannya)

Mereka nyayiin nya pas pensi di kampus mereka...
hmmm...menurut aku cih dari sekian banyak yang ngaku...
yang lebih menyakinkan si ABe tapi ga tau jugalah..
pusing..yah 1 lagu misterius di perebutkan oleh sekian banyak band
yang dari madiunlah.surabaya,mpe ke pengamen,,etc,hmm ngapain sih di perdebatkan..
aku rasa yang taw cm hati mereka masing2..semua penjelasan mereka meyakinkan..tapi
yang tw cm hati mereka and ALLAH...

tapi bagi para pendengar jangan takut ya denger lagu nya GABY ...gA da samse
unsur HANTUnya qo..
tu aku rasa cuma trik para seniman agar lagunya tenar...
hehe...piZ kWand..

Selasa, 15 Juli 2008

Pengetahuan

ORANG BODOH VS ORANG PINTAR

Orang bodoh sulit dapat pekerjaan, akhirnya dia berbisnis.
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar.
Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan,

maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,

maka di suruh orang pintar untuk membuatnya.

Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).

oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar

untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,

sementara itu orang pintar percaya.

Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.

Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada diatas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi
staffnya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,

dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.

Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang pintar
"meratap-ratap" kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang (mengharap uang lemburan kali yea.......),

sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.

Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan

(wah kayaknya ini pekerjaan mingguan orang-orang yang lagi baca email ini deh....).

Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),

Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group).

Adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya.

Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.

Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.


PERTANYAAN :
Jadi mending jadi orang pinter atau orang bodoh??
Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
Mulia mana antara orang pinter atau orang bodoh??
Susah mana antara orang pinter atau orang bodoh??



KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang pinter,

lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.

Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.

Kata kunci nya adalah "resiko" dan "berusaha",

karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,

selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter perpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk
selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.

Dan mengabdi pada orang bodoh.

Activity Network

AOE network
Edge represents task or activity to be performed on a project
Vertex represents event which signal the completion of certain activities
Remarks on AOE
Determine the minimum amount of time required to complete a project
An assessment of the activities whose duration should be shortened to reduce the overall completion time
Evaluate performance
activity whose duration time should be shortened
minimum amount of time
Critical path
A path that has the longest length
Minimum time required to complete the project

Senin, 14 Juli 2008

Matematika Diskrit

FINITE AUTOMATA

Untuk mengerti tentang finite automata, berikut ini diberikan satu contoh finite autumata untuk menggambarkan parity checking (Recognizer).




- FA digambarkan dalam bentuk graph berarah (direct graph)

- Dalam FA diatas, checking dimulai dari state even (genap); proses berakhir (dengan kebenaran) jika berakhir pada state odd (ganjil)

- Periksa kebenaran string-string be-rikut :

010100110 ® (salah / rejected)

100011110 ® (benar / accepted)

001111001 ® (benar / accepted


Catatan :


· ilustrasi diatas merupakan contoh sederhana dari FA

· FA sering digunakan sebagai model komputasi untuk menentukan apakah suatu string dianggap valid (acceptable) untuk tujuan tertentu

· Walaupun FA bukan merupakan model komputasi terbaik, namun merupakan medium pemahaman yang penting sebelum melangkah ke model-model yang lebih kompleks (PDA dan TM)

thanks untuk para pembaca

makasih sudah berkunjung ke VENA blogger ya..
mudah-mudahan bermanfaat bagi para pembaca

Algoritma dan pemrograman

Deret bilangan fibonacci: 1,1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, ,,,

f1= 1; f2= 1; fn= fn-1 + fn-2

Ä Deret bilangan fibonacci

void deretfibonacci(int n) {

int i, fn, fn1, fn2;

for (i= 1; i<= n; i++) {

if (i==1) { printf("1 "); fn1= 1; }

else

if(i==2) { printf("1 "); fn2= 1; }

else {

fn= fn1 + fn2;

printf("%d ", fn);

fn1= fn2;

fn2= fn;

}

}

}

Deret Oblong: 2, 6, 12, 20, 30, 42 , …

==

===

===

====

====

====

=====

=====

=====

=====

======

======

======

======

======

=======

=======

=======

=======

=======

=======

Ä Deret Oblong

void deretoblong(int n) {

for (int i= 1; i<= n; i++)

printf("%d ", i * (i+1));

}


Segitiga Pascal atau Chu Shih-Chieh






1










1


1








1


2


1






1


3


3


1




1


4


6


4


1


1


5


10


10


5


1

Manajemen bisnis

Perusahaan sebagai salah satu entitas bisnis yang terletak di tengah-tengah lingkungan sosial mempunyai peran dan tanggung jawab terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. Karena kemajuan dunia usaha saat ini tidak hanya menilai perusahaan sebagai sebuah entitas bisnis dengan tujuan untuk mencari laba yang sebesar-besarnya saja, namun juga menilai pertanggungjawaban sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitarnya. Tanggung jawab sosial perusahaan itu meliputi tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan hidup, tanggung jawab sosial perusahaan terhadap sumber daya manusia, tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap produk dan jasa yang dihasilkan. Penilaian pertanggung jawaban sosial perusahaan dilihat dari besarnya biaya yang dialokasikan oleh perusahaan kepada masyarakat, lingkungan hidup, sumber daya manusia dan produk dan jasa yang dihasilkan. PT “X” yang merupakan perusahaan yang memproduksi barang juga telah mengalokasikan biaya-biayanya terhadap masyarakat sekitarnya, lingkungan hidup dan sumber daya manusia. Namun alokasi biaya tersebut masih terlalu kecil dibandingkan dengan penjualan bersih perusahaan dan ditambah lagi dengan belum ada alokasi biaya terhadap produk dan jasa yang dihasilkan. Sehingga perusahaan belum secara penuh mengalokasikan biaya pertanggungjwaban sosial perusahaan.

Kemajuan sebuah perusahaan yang didukung kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, politik dan budaya membuat dunia bisnis melaju dengan cepat, dan merupakan suatu hal yang positif apabila dibarengi dengan adanya tanggung jawab perusahaan terhadap apapun yang dilakukan. Karena pada dasarnya kemajuan tersebut mengakibatkan makin maju dan kompleksnya aktivitas perusahaan yang mengarah pada keinginan perusahaan untuk mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam menjalankan aktivitas operasionalnya. Kemudahan-kemudahan itu didapat, karena selama ini perusahaan dianggap sebagai lembaga yang dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat, antara lain membuka lapangan pekerjaan, menyediakan kebutuhan masyarakat dan pembayaran pajak bagi pemerintah.


Bisnis yang baik selalu mempunyai misi tertentu yang luhur dan tidak sekedar mencari keuntungan, akan tetapi harus dapat meningkatkan standar hidup masyarakat dan membuat hidup manusia lebih manusiawi melalui pemenuhan kebutuhan secara baik. Bisnis yang hanya mencari keuntungan telah menyebabkan perilaku yang menjurus menghalalkan segala cara demi mencari keuntungan yang sebesar-besarnya tanpa mengindahkan nilai-nilai manusiawi lainnya.

Sekarang ini perusahaan dihadapkan pada persaingan global dengan linkungan yang berubah secara cepat. Perekonomian kapitalis yang pada prakteknya sering mengabaikan kepentingan sosial dan lingkungan, perlahan namun pasti sudah mulai mengadopsi nilai-nilai sosial. Perekonomian kapitalisme yang dulu hanya menekankan pada aspek pertumbuhan skala makro dan maksimalisasi laba berkelanjutan pada skala perusahaan, sekarang mulai memperhatikan kepentingan di luar laba. Hal ini menuntut manajemen perusahaan untuk tidak hanya memperhatikan kepentingan stockholders, tetapi lebih pada kepentingan stakeholders.

Munculnya akuntansi sosial tidak terlepas dari kesadaran perusahaan terhadap kepentingan lain selain untuk memaksimalkan laba bagi perusahaan. Perusahaan menyadari bahwa mereka selalu bersinggungan dengan berbagai kontroversi dan masalah sosial sehingga perusahaan mulai memperhartikan hubungan dengan lingkungan sosial.

Perluasan ini didasarkan pada anggapan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab yang lebih luas dan tidak sekedar mencari uang untuk para pemegang saham tetapi juga bertanggung jawab kepada seluruh stakeholders. Hal ini terdapat dalam Standar Akuntansi Keuangan yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia yang telah mengakomodasi hal tersebut, yaitu dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan no. 1 paragraph ke-9 :
”Perusahaan dapat pula menyajikan laporan tambahan seperti laporan mengenai lingkungan hidup dan laporan nilai tambah (value added statement), khususnya bagi industri dimana faktor-faktor lingkungan hidup memegang peranan penting bagi industri yang menganggap pegawai sebagai kelompok pengguna laporan yang memegang peranan penting”

Laporan keuangan sebagai laporan pertanggungjawaban perusahaan kepada pemilik dan kreditur ternyata belum mencukupi. Dapat dikatakan, entitas perusahaan tidak hanya dituntut untuk menghasilkan laba sebanyak-banyaknya bagi entitas tetapi juga dituntut untuk menghasilkan benefit yang maksimal bagi masyarakat umum dan lingkungan sosial, karena pengguna laporan keuangan tidak terbatas kepada pemegang saham, calon investor, kreditur dan pemerintah semata tetapi juga untuk stakeholder yang lain.
Dalam penerapannya, akuntansi pertanggungjawaban sosial mengalami berbagai kendala, terutama dalam masalah pengukuran elemen-elemen sosial dan dalam rangka penyajiannya di laporan keuangan yang bersifat kuantitatif. Masalah pengukuran timbul terutama karena tidak semua elemen sosial dapat diukur dengan satuan uang serta belum terdapatnya standar akuntansi yang baku mengenai pengukuran dan pelaporan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan.

Perusahaan-perusahaan di Indonesia mulai mempedulikan lingkungan sosialnya, mengingat pentingnya aspek sosial tersebut. Wujud perhatian itu tampak pada kebijakan yang ditetapkan oleh perusahaan. Akuntansi yang merupakan bagian dari dunia usaha ikut memberikan kontribusi dalam merespon kepedulian sosial perusahaan dengan berkembangnya akuntansi sosial termasuk didalamnya pengungkapan aktivitas sosial dalam laporan keuangan tahunan perusahaan.